Proyek Peserta Bag I
Melihat lebih dekat proyek peserta CSL 2011 : PDF Print E-mail

Fase Verifikasi dan Monitoring CSL – Bagian Pertama

Sangat menyenangkan dan memberikan banyak inspirasi dan semangat positif jika melihat kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman peserta CSL 2011 dalam mengimplementasikan proyeknya. Dan coreteam CSL mendapatkan kesempatan untuk melihat lebih dekat proyek peserta CSL 2011.

Pada Fase Verifikasi dan Monitoring Proyek CSL 2011 yang dilaksanakan sepanjang bulan Juli – Oktober 2011, coreteam berkesempatan untuk mengunjungi seluruh proyek peserta CSL untuk melihat dan menilai kemajuan yang telah diperoleh peserta dalam mengembangkan proyeknya. Berbekal dukungan dana pengembangan proyek sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah) yang diberikan oleh program CSL 2011, setiap peserta diwajibkan untuk mempergunakan sebaik-baiknya dukungan dana tersebut untuk pengembangan proyeknya.


Berikut adalah sedikit cerita dibalik kegiatan Fase Verifikasi dan Monitoring CSL 2011 yang disampaikan dalam beberapa bagian cerita

 

Kunjungan Fase Verifikasi Coreteam CSL 2011 – Wilayah Jawa Timur

NINA MARDIANA - BMA (Beauty Masker Alami) – SMAN 1 Wringinanom, Gresik, Jawa Timur

Kegiatan yang dilakukan oleh Nina pada saat kunjungan coreteam adalah sosisalisasi BMA (Beauty Masker Alami) kepada ibu-ibu arisan di Desa Karangandong, Gresik. Walaupun kegiatan yang dilakukan oleh Nina dan tim dilaksanakan pada saat bulan puasa namun tidak membuat loyo semangat teman-teman. Selain sosialisasi BMA, Nina dan tim mengajak masyarakat menonton film “HOME” yang sarat dengan pesan lingkungan dan sustainability. Coreteam juga berkesempatan untuk melakukan wawacara dengan anggota tim, perwakilan masyarakat yang hadir serta guru pembimbing.

M. TEGUH KURNIAWAN - FIMO EQUI PAPER: kertas yang berbahan dasar dari kotoran kuda - SMA Muhammadiyah 1 Babat, Lamongan, Jawa Timur

Ada dua jenis kegiatan yang dilakukan oleh Teguh dan tim. Kegiatan pertama adalah bersama-sama dengan seluruh murid SMA Muhammadiyah 1 Babat membuat kertas Fimo Equi Paper. Kejadian seru dialami oleh murid-murid tersebut karena mereka belum pernah sebelumnya mengaduk-aduk kotoran kuda untuk dibuat menjadi kertas. Sosialisasi juga dilakukan untuk memperkenalkan kepada murid-murid bahwa pemanfaatan kotoran kuda menjadi kertas dapat dijadikan solusi bagi masalah lingkungan khususnya materi pembuatan kertas konvensional (dari pohon) serta mengurangi limbah kotoran kuda.

Kegiatan lainnya yang dilakukan oleh Teguh dan tim adalah melakukan diskusi untuk berkoordinasi dengan para peternak kuda setempat untuk keberlanjutan pasokan kotoran kuda bagi produksi kertas mereka.

NUR KOMARIYAH - Green Society Marketing for Youth - SMAN 1 Wringinanom, Gresik, Jawa Timur

Kegiatan yang dilakukan oleh Nur Komariyah (Kokom) dan tim pada saat kunjungan coreteam CSL 2011 adalah Sosialisasi proyek mereka ke murid-murid SD dan sosialisasi Pondok Hijau Ramadhan. Metode sosialisasi yang dilakukan oleh Kokom dan tim cukup unik, yaitu melalui pementasan drama tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan untuk menghindari bencana alam akibat ulah manusia. Selain itu Kokom juga mengajak teman-teman kecil ini untuk bergabung dalam Pondok Hijau Ramadhan untuk mengisi waktu luang selama bulan Ramadhan dengan kegiatan lingkungan yang bermanfaat.

WAHYU OKTAFIA - Herbal Clinic: Produk yang diproduksi bernama Jamu Celup Sidowahyu - SMAN 1 Wringinanom, Gresik, Jawa Timur

Kegiatan yang dilakukan oleh Wahyu dan tim adalah “Ronjot Bawang” yaitu menukar sampah plastik rumah tangga dengan bumbu dapur. Kegiatan ini cukup menarik banyak ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Wringinanom karena dinilai sangat mengena sasaran dan bermanfaat bagi rumah tangga. Wahyu dan tim kemudian melakukan kegiatan sosialisasi tentang pentingnya pemanfaatan jamu dan tanaman obat lainnya bagi kesehatan dan pelestarian kearifan lokal.

ARIEF RAHMATULLAH - Green Smart Roof: Inovasi Atap Ramah Lingkungan Sebagai Solusi Kreatif Mengatasi Global Warming - Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya, Jawa Timur

Kegiatan yang dilakukan pada saat kunjungan coreteam adalah penyempurnaan prototype Green Smart Roof (GSR). Pada saat verifikasi, telah dibuat enam unit GSR dengan ditanami “Sirih Belanda”. Beberapa hambatan dirasakan oleh Arief dan tim pada saat pengimplementasian proyek ini – mulai dari pencarian ahli yang dapt membuat GSR sesuai rancangan tim, kesulitan pembuatan GSR dari bahan pipa sehingga terjadi perubahan bahan dalam pembuatan GSR hingga peningkatan anggaran biaya pembuatan GSR untuk mempergunakan bahan yang lebih kuat dan lebih efisien. Namun Arief dan tim tetap optimis bahwa proyek mereka ini akan dapat direalisasikan terutama pada saat pelaksanaan penjurian akhir program CSL 2011 di Jakarta pada bulan Oktober ini.

M. RIDWAN ARIFIN - Pemanfaatan Limbah Kerang Simping (Amusium Pleuronectes) Sebagai Bahan Pakan Itik dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Wilayah Pesisir Pantai - Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur

Kegiatan yang akan dilakukan ketika verifikasi pada awalnya adalah Pengujian produk oleh masyarakat kelompok sasaran (Karang Taruna Dusun Kedungcowek). Namun karena beberapa hambatan yang ada maka kegiatan yang dilakukan adalah sekedar memperlihatkan simulasi persiapan yang perlu dilakukan untuk
 
Share

CSL merupakan program :

YPBEarth Charter

YILB

Didukung oleh :

  • BNI
  • ANCOL
  • HANDSPRINT
  • KOMPAS
  • GI
  • DAAITV
  • IP
Copyright © 2010 - Climate Smart Leaders. Developed by Cora Media Interaktive and Ramot Stephanus
This website is optimized for IE7+, Firefox 3 & Chrome 4.