Profil Juri CSL
Juri CSL Program PDF Print E-mail

Dr. Amanda Katili Niode

Koordinator Divisi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi

Dewan Nasional Perubahan Iklim

 

 

 

Dr. Amanda Katili dikenal sebagai aktifis lingkungan hidup yang telah lama berbicara tentang isu-isu lingkungan hidup di hadapan publik. Beliau adalah Koordinator Divisi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI). Selain bekerja di DNPI, beliau juga aktif di The Climate Project Indonesia sebagai Koordinator. Beliau telah mengikuti pelatihan The Climate Project International yang dipimpin langsung oleh Al-Gore. Setelah melalui pelatihan ini, beliau telah berbicara di hadapan lebih dari 12.000 orang di berbagai seminar seputar perubahan iklim di seluruh Indonesia. Sepanjang karirnya beliau telah bekerjasama dengan pemerintah, organisasi internasional, perusahaan multinasional, LSM, juga kalangan akademis. Beliau merupakan alumni Institut Tekhnologi Bandung (ITB) jurusan Biologi dan mendapatkan gelar Ph.D-nya dari School of Natural Resources and Environment, University of Michigan,  Ann Arbor, Amerika Serikat.

Pengalaman bekerja dan kegiatannya sejak tahun 1981 di bidang sumberdaya alam dan lingkungan hidup adalah peneliti di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, direktur di Perusahaan Konsultan Lingkungan, pengurus di Yayasan Keanekaragaman Hayati serta pengajar di Program Pasca Sarjana Universitas Indonesia.Terkait dengan bidangnya ia pernah menulis, menyunting maupun menjadi koordinator dalam penerbitan berbagai buku maupun artikel yang dimuat di media massa local maupun internasional.

Hj. Amanda Katili Niode PhD. lahir di Bandung 12 Februari 1957, dari orang tua Hj. Iliana Katili Uno dan almarhum Prof. DR. H. John Ario Katili, Guru Besar ITB, mantan Direktur Jenderal Pertambangan Umum, mantan Wakil Ketua DPR/MPR RI serta mantan Duta Besar RI untuk Federasi Rusia, Kazakhstan, Turkmenistan, dan Mongolia.Amanda merupakan anak pertama dari dua bersaudara dengan satu orang adik, Werner AR Katili MBA (lahir tahun 1959). Pekerjaan: Konsultan Manajemen pada Werner & Associates.Menikah dengan Ir. Mochtar Niode M. Eng. Mgt, (lahir tahun 1954, alumni Teknik Mesin ITB lulus 1978 dan alumni George Washington University USA lulus tahun 1985).

 

Asclepias Rachmi Soerjono Indriyanto Dr. MA

Direktur Eksekutif

Institut Indonesia untuk Ekonomi Energi (IIEE)

 

 

 

Sebagai Direktur Eksekutif IIEE, beliau mempimpin unit operasi dari yayasan ini. IIEE memfokuskan diri kepada penelitian dan kegiatan advokasi sehubungan  dengan ekonomi, kebijakan, dan implementasi energi.

Tim IIEE juga bekerja dalam bidang perencanaan energi. Untuk mendukung bidang ini mereka terus mengembangkan ’Model Energi dan Lingkungan Terintegrasi Indonesia’ (IIEM), sebuah model komputer yang merepresentasikan pengadaan energi dan struktur permintaan di Indonesia dan sebuah perangkat untuk mendukung IIEE  kebijakan yang mandiri.

Anggota dari tim independent difasilitasi oleh Bimasena (Masyarakat Tambang dan Energi) untuk melakukan berbagai kajian, mengumpulkan  pandangan para stakeholder, juga menyediakan masukan dan rekomendasi dari pemerintah Indonesia. Hal-hal tersebut meliputi pengembangan dari:

  • Denah Downstream Minyak dan Gas.
  • Draft Kebijakan Pemerintah mengenai Downstream Minyak dan Gas.
  • LNG Manajemen dan Bisnis di Indonesia.

Kajian Energi Ekonomis dan Analisis Kebijakan meliputi:

  • Kebijakan Energi Hijau yang Efektif. Sebuah kajian untuk  WWF-Indonesia.
  • Efektifitas Perencanaan Generasi Listrik di bawah Pertimbangan Lingkungan Hidup. Sebuah penelitian akademis.
  • Pemakaian Gas Alam di Pasar Domestik. Menyediakan bantuan tekhnis dan melaksanakan bantuan kebijakan untuk Sekretaria Dewan Komisioner Pengelola untuk Pertamina (DKPP), mendukung sebuah tim intra-departemen untuk pemerintah Indonesia.

 

Prof. Dr. Ir. Ani Mardiastuti MSc.

Dosen, Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata

Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor

 

 

 

Ani Mardiastuti adalah seorang akademisi yang juga seorang aktifis lingkungan. Ia memilih konservasi burung sebagai bidang yang didalaminya, baik sebaia akademisi maupun aktifis. Ia telah menerbitkan berbagai kajian dan literatur sehubungan engan konservasi satwa yang bukan hanya menjadi referensi calon akademisi di Indonesia, namun juga di luar negeri. Ketertarikannya terhadap satwa liar sudah dimiliki sejak kecil. Lulus dari jurusan Kehutanan IPB pada tahun 1982, Ani kemudian melanjutkan pendidikannya di Michigan State University, Michigan, USA untuk kedua gelar Master dan Ph.D-nya di jurusan Wildlife Biology and Ecology.

Sepanjang karirnya ia telah bekerjasam a dengan berbagai pihak, baik dengan pemerintah, LSM, kalangan akademis dan institusi dalam dan luar negeri. Ia telah banyak terlibat sebagai pembicara dalam seminar dan konferensi di tingkat nasional maupun global. Institusi internasional yang telah menggunakan jasa beliau antara lain adalah World Bank. Sedangkan universitas internasional yang pernah mengundangnya sebagai dosen tamu adalah Columbia University, New York AS, dan Gottingen University, Gottingen, Jerman.

 

 

Sandiaga Salahudin Uno

Pendiri dan Ketua Dewan Pembina

Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia.

 

 

 

Sandiaga Salahudin Uno atau yang akrab dengan panggilan Sandi Uno merupakan salah satu pengusaha kebanggaan Indonesia. Beliau adalah pendiri sekaligus Direktur Utama PT Saratoga Investama Sedaya, salah satu perusahaan investasi terdepan di Indonesia. Dalam usia yang relatif muda Sandi Uno telah dipercaya menjadi ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Jabatan tersebut diembannya sampai pertengahan tahun 2008. Sebelum menjadi pengusaha, beliau telah bekerja di beberapa perusahaan multinasional, baik dalam maupun luar negeri, seperti NTI Resources Ltd di Kanada dan menjabat sebagai Executive Vice President. Beliau mendapatkan gelar sarjana dan lulus dengan Summa Cum Laude pada jurusan Bisnis Administrasi di Wichita State University dan gelar masternya di eorge Washington University untuk jurusan yang sama.

Sandi kini fokus pada pengembangan sektor usaha kecil menengah (UKM) di Kamar Dagang Indonesia (Kadin). Jabatannya adalah Ketua Komite Tetap Bidang UKM KADIN. Tugas yang diemban Sandi merealisasikan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Ia bertekad meningkatkan jumlah pengusaha Indonesia dari 0,18 persen menjadi 5 persen dari total penduduk pada 2025. Menurut ia, ada tiga masalah besar yang dihadapi pelaku UMKM saat ini, yaitu kualitas sumber daya manusia (SDM), akses pasar, dan pendanaan. Keprihatinan terbesarnya adalah nasib pengusaha kaki lima yang sering mengalami penggusuran hingga sulit meningkatkan kualitas SDM. Atas berbagai pencapaiannya ini, pada tahun 2008 ia dinobatkan menjadi ”Entrepreneur of The Year” dari Enterprise Asia untuk predikat pengusaha terbaik.

 

Chris Pudjiastuti

Ediitor Desk Muda dan Anak

Harian Kompas

 

 

 

Chris Pudjiastuti adalah salah seorang editor di jajaran redaksi Harian Kompas. Beliau lulus dari jurusan publisistik Universitas Gajahmada. Sejak lulus ia bergabung dengan harian terkemuka di Indonesia, Kompas. Di Harian Kompas, beliau merupakan salah satu editor yang diperhitungkan dan salah satu editor terdepan. Sepanjang karirnya ia telah banyak menulis tentang pelestarian lingkungan hidup. Ia juga kerap kali menjadi juri untuk berbagai lomba penulisan tingkat nasional.  Kini ia menjadi  Editor Kompas Muda dan Anak sebab ia percaya bahwa Kompas dapat menjad koran edukasi bagi pemimpin masa depan.  Kompas Muda menjadi pendukung Program Climate Smart Leaders melalui jaringan murid-murid SMA di Indonesia dan jaringan volunteer muda.

 

M. I. Zulkarnain Duki, PhD,MBA,SE

Sekretaris Ketua Dewan Pertimbangan Presiden

 

 

 

 

Zul Duki memiliki lebih dari 16 tahun pengalaman di berbagai organisasi internasional mulai dari peneliti, pengajar, diplomat, bankir, hingga pembawa acara berita (di Japan National Institute of Public Health, University of Tokyo Graduate School of Medical Studies, Japan National Institute of Environmental Studies, Kementrian Luar Negeri RI, Asian Development Bank Institute, dan Radio Japan NHK World). Sejak bulan Maret 2010 Duki kembali ke Indonesia dan menjabat sebagai Sekretaris Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.

Dalam ihwal lingkungan, beberapa di antara penelitian yang pernah dilakukannya di Indonesia terkait dengan permasalahan polusi udara dan dampaknya terhadap kesehatan ibu-anak, serta biaya kesehatan yang diakibatkan oleh polusi udara di berbagai kota di Indonesia. Duki menjalani pendidikan di Universitas Lampung, University of Gunma, University of Chicago, dan Hitotsubashi University.

 
Share

CSL merupakan program :

YPBEarth Charter

YILB

Didukung oleh :

  • BNI
  • ANCOL
  • HANDSPRINT
  • KOMPAS
  • GI
  • DAAITV
  • IP
Copyright © 2010 - Climate Smart Leaders. Developed by Cora Media Interaktive and Ramot Stephanus
This website is optimized for IE7+, Firefox 3 & Chrome 4.