Emil Salim Award
Penghargaan Emil Salim bagi Generasi Muda PDF Print E-mail

 

Penghargaan Emil Salim bagi Generasi Muda: Meneruskan Tongkat Kepemimpinan untuk Melestarikan Bumi

 

Rangkaian program Climate Smart Leaders akhirnya sampai pada tahap akhir. Pada tanggal 24 Oktober 2010 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata telah diselenggarakan Penghargaan Emil Salim bagi Generasi Muda. Penghargaan ini diberikan kepada para pemenang program CSL yang telah melewati CSL Camp, tahap implementasi, dan penjurian terakhir sehari sebelum penghargaan diberikan.

Penampilan Sanggar Roda dengan alat musik tradisional dan lagu-lagu daerah, Kelompok Anak Terminal Pulo Gadung, Jakarta

Acara dibuka dengan penampilan dari Sanggar Roda, kumpulan pemuda pemudi dari Terminal Pulo Gadung, yang memainkan lagu-lagu daerah dengan sangat hidup. Sebelum pemenang diumumkan, Ibu Darwina Widjajanti (Direktur Eksekutif Yaysan Pembangunan Berkelanjutan) membuka acara menyampaikan pentingnya bahwa kini saatnya generasi muda memimpin, melakukan tindak nyata, untuk menjawab tantangan perubahan iklim karena merekalah yang paling berkepentingan mempunyai masa depan yang aman. Acara dilanjutkan oleh ungkapan dari Ibu Erna Witoelar (salah satu pendiri YPB / anggota Dewan Pembina YPB / perwakilan Earth Charter di Indonesia) yang berbagi pengalamannya sebagai orang yang mengenal Bapak Emil Salim sejak 1976. Baginya Bapak Emil Salim merupakan sosok yang selalu belajar dimana saja: mencatat, mendengar, membuat makalah dan pidato sendiri dengan mencari data-data. Selain itu Bapak Emil Salim juga siap memulai sesuatu meski belum sempurna, karena perbaikan selalu dapat dilakukan dalam perjalanan sebuah gagasan. Dengan cara itulah gagasan menjadi aksi tindakan. Ibu Erna juga melihat Bapak Emil Salim selalu berusaha meluangkan waktu untuk keluarga meski diantara begitu banyak tugas, sebagai sebuah keseimbangan hidup. Presentasi selanjutnya mengungkapkan nilai-nilai positif dari seorang Emil Salim, yang ditutup dengan himbauan, bahwa perjuangan belum selesai, sehingga generasi mendatang perlu melanjutkan.

Bpk. Keith Davis Country Director British Council Indonesia (kiri) dan Bpk. Emil Salim (kanan) ketika memberikan sambutan

Bpk. Sandiaga Uno dari Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (kiri) dan Ibu Erna Witoelar anggota Dewan Pembina YPB / perwakilan Earth Charter di Indonesia (kanan) ketika memberikan sambutan

Bpk. Emil Salim melihat proyek finalis CSL (kiri), Ibu Darwina Widjajanti dari YPB bersama Ibu Erna Witoelar (kanan) mewakili Earth Charter Indonesia

Setelah itu, Bapak Emil Salim menyampaikan pidato kunci. Sebagai salah satu pendiri YPB yang sekarang adalah Ketua Dewan Pembina, beliau telah memberikan dukungannya pada program CSL yang ditujukan pada generasi muda, sejak awal. Beliau sempat mengunjungi para finalis saat camp bulan Juli 2010 lalu. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan kekhawatiran sosoknya menjadi lebih besar daripada gagasan-gagasannya. Maka itu, beliau menekankan bahwa satu hal yang paling penting adalah terus melanjutkan dan mengembangkan semangat serta gagasan-gagasannya. “People can change, but ideas live on,” ujarnya. Dengan usianya yang menginjak 80 tahun, ia berharap bahwa generasi muda meneruskan misi untuk melindungi negara ini, untuk kehidupan yang lebih baik.

Pada kesempatan ini Bapak Emil Salim menyampaikan satu dokumen, Pesan Ayah, sebuah pedoman hidup yang ia terima dari ayahnya dan ia ingin teruskan pada generasi muda. Ada empat hal penting dalam pesan ini, yaitu:

  • Kembangkan bakat dan akal pikiran semaksimal mungkin. Raihlah posisi puncak untuk bisa memaksimalkan harkat diri pemberian Tuhan padamu bagi kemaslahatan masyarakat
  • Belajarlah dari alam sebagai guru. Pelajarilah bagaimana keberagaman lingkungan justru memperkuat alam semesta.
  • Pahamilah tidak ada yang kekal di dunia ini kecuali Tuhan dan perubahan. Jangan hindari perbedaan, namun jadilah agen perubahan yang memberi pegaruh positif bagi masyarakat.
  • Tumbuhkan perilaku belajar. Tidak hanya dari institusi formal, namun juga dari masyarakat dan semua orang yang berhubungan dengan kita. Belajarlah menghidupi hidup sehidup-hidupnya

Sebelum pengumuman pemenang utama CSL Program, Gita Meidiita, Koordinator Projek, menjelaskan kriteria seleksi proyek proposal yang ditetapkan oleh juri yang menghasilkan para pemenang, termasuk di dalamnya faktor kepemimpinan, inovasi, dampak dan keberlanjutan.

Kriteria dalam penilaian proyek Climate Smart Leaders Program mencakup hal berikut:

  • Identifikasi masalah yang akan diatasi: seberapa sejauh mana proyek yang diusulkan dapat mengidentifikasikan permasalahan yang ada
  • Inovasi dan aplikasi: adanya unsur inovasi dan sejauh mana inovasi yang diterapkan
  • Dampak yang luas: proyek tersebut memperlihatkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan
  • Keberlanjutan: proyek tidak berhenti saat program CSL selesai, namun tetap bisa dikembangkan lebih lanjut
  • Pengembangan (replicability): proyek dapat berkembang dan direplikasikan untuk mencapai lebih banyak orang dan dampak yang lebih luas
  • Target dalam milestones: memperlihatkan kemajuan (milestones) mencapai target dalam milestones

Proyek yang diusulkan juga dilihat dari kemampuan kepemimpinan yang tercermin dari:

  • Kapasitas membuat keputusan strategis
  • Kemitraan yang dibangun
  • Innovasi yang diusulkan/dilakukan
  • Standard kerja yang tinggi (berkwalitas)
  • Keuletan mencapai target
  • Komunikasi yang lancar dan jelas
  • Dampak yang terjadi karena inisiatif yang dilakukan

 

Puncak acara adalah pengumuman pemenang utama program Climate Smart Leaders yang mendapatkan Penghargaan Emil Salim bagi Generasi Muda. Diiringi oleh alunan musik yang dimainkan anak-anak Sanggar Roda, Pemenang kategori I diumumkan oleh Ibu Amanda Kaitili Niode dan Kategori II oleh Dr. Asclepias Rachmi sebagai perwakilan juri.

Para pemenang tersebut adalah:

Kategori I : usia 15-18 tahun (SMA dan sederajat)

Juara

Nama Pemenang

Nama Project

Asal SMA

1.

Sumarlina

Dokter Sungai: Capung Indikator Kesehatan Sungai

SMAN 1 Wringinanom Gresik

2.

Fahmi Dinni

MeMo: Message of Movement

SMAN 13 Bandung

3.

Muhammad Faisol Tanjung

Pengelolaan Sampah Dapur/Organik dari Pasar Sawojajar dan Sekolah menjadi Pupuk Kompos Ramah Lingkungan

SMAN 10 Malang

Pemenang Kategori I bersama Emil Salim, Darwina Widjajanti, Andy Pradjaputra (Inotek), Budi Karya (PT Pembangunan Jaya Ancol), dan Budiman Tanuredjo (Kompas)

Kategori II: usia 19-24 tahun (Perguruan Tinggi)

Juara

Nama Pemenang

Nama Project

Asal Universitas

1.

Claudia Windasari Wijaya

Pemanfaatan Limbah Udang Sebagai Obat Alternatif Hiperlipidemia dalam Bentuk Tablet

Fakultas Farmasi Universitas Surabaya

2.

Muhammad Noor Rokhmat

Agribisnis Peternakan Hijau dengan Sistem Feedlot yang Ramah Lingkungan

Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan

Universitas Diponegoro

3.

Shofarul Wustoni

Pemanfaatan Limbah Kulit Jeruk sebagai Kemasan Makanan Alami

Jurusan Kimia, Institut Teknologi Bandung

Pemenang Kategori II bersama Emil Salim, Darwina Widjajanti, Andy Pradjaputra (Inotek), Sandiaga Uno (Inotek), dan Asoka Wardhana (BNI)

Setelah penghargaan diberikan kepada para pemenang, Bpk. Sandiaga Uno selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Inovasi Teknologi dan salah satu pendiri yayasan ini, sekaligus mitra YPB, menyampaikan pentingnya inovasi. Sangat disayangkan dana inovasi dari pemerintah sangat terbatas. Namun hal itu tidak boleh menghambat anak muda berinovasi. Di dunia yang penuh kompetisi, inovasi menjadi kunci utama untuk menang. Peluang yang ada harus dimanfaatkan dengan inovasi yang tiada henti, demikian pesannya.

Climate Generation pemenang program British Council, dan Claudia Windasari pemenang program Climate Smart Leaders, bersama Darwina Widjajanti Emil Salim dan Keith Davis (British Council)

Acara dilanjutkan dengan pidato dari Keith Davis selaku Country Director British Council Indonesia. Ia mengucapkan selamat dan memberikan dukungannya kepada para pemenang program CSL. YPB beruntung karena British Council memberi kesempatan pada pemenang pertama dari tingkat universitas program CSL, Claudia Windasari Wijaya, bersama-sama pemenang program Climate Generation dari British Council, untuk menghadiri Project Management and Leadership for Climate Change Regional Session di Hanoi, Vietnam pada 22 – 27 November 2010. Pada kesempatan ini British Council juga meluncurkan program Climate for Clasrooms, yang dapat diakses melalui: http://www.climate4classrooms.org/id/

Program CSL ini akan diteruskan pada tahun-tahun berikut sehingga generasi muda terus didorong aktif untuk menyelamatkan masa depan mereka melalui inovasi, dibekali dengan kepemimpinan yang kuat dan dilandasi oleh nilai-nilai yang luhur, seperti pesan yang disampaikan oleh Darwina Widjajanti, Direktur Eksektutif YPB.

Peserta menari di akhir acara diiringi musik dari Sanggar Roda

Climate Smart Leaders...Take Action!!

 


Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada pendukung program Climate Smart Leaders:

  • Dewan Juri:
  • Prof. Ani Mardiastuti – Institut Pertanian Bogor
  • Amanda Katili Niode – DNPI/The Climate Project Indonesia
  • Brigita Isworo Laksmi – KOMPAS
  • Dr. Asclepias R. S. Indriyanto, MA – The Foundation of Indonesian Institute for Energy Economics
  • Sandiaga Uno dan Andy Pradjaputra – Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia
  • Dr. Zul Duki – Sekretaris Ketua Dewan Pertimbangan Presiden
  • Yayasan Inovasi Teknologi, mitra utama
  • Dewan Nasional Perubahan Iklim
  • Earth Charter International
  • British Council
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk
  • Kompas Muda
  • PT Pembangunan Jaya Ancol
  • Green Radio
  • The Climate Project Indonesia
  • Greenaration Indonesia
  • PT Indonesia Power
  • CEE (Center for Environmental Education)
  • Para volunteers: Budiono, Burhanudinsyah, Dino Fitriza, Gaia Khairina, Gusti Ayu Fransiska, M. Apip Frimansyah, dan Nina Nuraniyah.
  • LEAD Fellows yang terlibat baik sebagai juri, core team, nara sumber, dan sponsor untuk acara ini.

Testimonial

 
Share

CSL merupakan program :

YPBEarth Charter

YILB

Didukung oleh :

  • BNI
  • ANCOL
  • HANDSPRINT
  • KOMPAS
  • GI
  • DAAITV
  • IP
Copyright © 2010 - Climate Smart Leaders. Developed by Cora Media Interaktive and Ramot Stephanus
This website is optimized for IE7+, Firefox 3 & Chrome 4.