| Para Finalis Tiba, Climate Smart Leaders Camp Dimulai |
|
|
|
|
Dengan terpilihnya keduapuluhempat finalis Climate Smart Leaders (CSL), maka CSL Camp dimulai. Pada hari Minggu (06/07) telah dilaksanakan pembukaan sekaligus penyambutan bagi para finalis yang datang dari berbagai kota di Indonesia.
Walaupun terlihat lelah karena menempuh perjalanan jauh, mereka tetap terlihat ceria dan bersemangat untuk menjalani serangkaian kegiatan dalam program CSL.
Kegiatan diawali dengan bersepeda santai mengelilingi kawasan hijau Ancol bersama dengan Bpk. Y.J. Harwanto (General Manager PT Pembangunan Jaya Ancol). Selain bersepeda, peserta juga mendapatkan pengarahan tentang program lingkungan yang dikelola oleh Ancol untuk menjaga keseimbangan pembangunan kawasan tersebut. Beberapa tempat yang dikunjungi adalah kebun pembibitan, solar panel yang dimanfaatkan untuk lampu penerangan jalan serta tanaman mangrove yang ditanam di danau Ancol.
(ki-ka) Dr. Zulkarnain Duki, Darwina Widjajanti, YJ. Harwanto. Pada malam harinya, acara resmi pembukaan CSL Camp dilakukan. Ibu Darwina Widjajanti (Direktur Eksekutif Yayasan Pambangunan Berkelanjutan) memberikan sambutan dan ucapan selamat datang pada para peserta. Beliau menyatakan bahwa semua finalis CSL adalah mereka yang terpilih dari 226 aplikasi yang masuk ke meja panitia. Hal ini berarti bahwa mereka adalah harapan bagi masa depan akan pemimpin-pemimpin yang mampu membangun Indonesia, bahkan dunia, dengan konsep pembangunan yang bisa bersinergi dengan lingkungan. dibuka oleh Bpk Dr. Zulkarnain Duki (Sekretaris Ketua Dewan Pertimbangan Presiden) - mewakili Prof. Emil Salim (Ketua Dewan Pembina YPB / Ketua Dewan Pertimbangan Presiden) yang berhalangan hadir. Bpk. Zul Duki menekankan pentingnya pengembangan inovasi baru untuk menunjang pelestarian lingkungan hidup. Bahkan untuk mendukung gaya hidup yang ramah lingkungan pun diperlukan inovasi yang dapat secara langsung diterapkan di semua lapisan masyarakat. Dan yang paling penting dari semua upaya tersebut adalah bahwa ada unsur keberlanjutan di dalamnya. Maka dari itu, kaum muda sebagai calon pemimpin masa depan, memegang peranan penting dari semua upaya untuk merespon dampak negative perubahan iklim. Ia mengharapkan berbagai project para finalis yang sedang dikembangkan dalam CSL akan mempunyai dampak yang berarti bagi upaya-upaya ini. Acara ditutup dengan pemasangan bandana kepada perwakilan peserta CSL sebagai simbol keikutsertaan mereka dalam program CSL. Tentang Climate-Smart Leaders Program Climate Smart Leaders adalah program yang bertujuan membangun dan mendukung kelompok anak muda yang memiliki ide-ide, teknologi dan inovasi yang kreatif yang mampu mengurangi emisi karbon dan sebagai upaya untuk terlibat aktif dalam strategi mitigasi dan adaptasi dalam menghadapi perubahan iklim dan pemanasan global. Para finalis yang terpilih akan mengikuti CSL Camp yang dimulai sejak tanggal 4-9 Juli 2010. Kegiatan CSL Camp akan dilaksanakan di areal Samudra Camping Ground di Gelanggang Samudera Ancol. Dilahan seluas 0,7 hektar akan didirikan tenda dimana peserta CSL akan menginap. Dalam camp yang diselenggarakan dalam 6 hari tersebut, peserta akan dibekali ilmu yang sebagian akan diberikan dalam bentuk workshop dalam hal Kepemimpinan, Pembangunan Berkelanjutan, Project Management, Techno & Social Entrepreneurship. Selain berbagai workshop yang diberikan, peserta juga akan melakukan kegiatan fun bike, outbond dengan fasilitas Outbondholic Ancol Adventure Park serta kegiatan Treasure Hunt di Gelanggang Samudera Ancol. Acara camp juga dilengkapi dengan kunjungan lapangan ke beberapa tempat seperti Suaka Margasatwa Muara Angke dan Taman Wisata Alam Angke untuk melihat keanekaragaman hayati daerah lahan basah serta melakukan penanaman mangrove sebagai bentuk carbon offsetting perjalanan peserta. Kegiatan kunjungan lapangan juga akan dilakukan ke kantor Green Radio FM 89.2. Acara kunjungan lapangan akan diakhiri dengan mengunjungi Warung Hijau Ancol yang mengelola bisnis ramah lingkungan. Dengan berbagai bentuk pembelajaran yang diberikan dalam CSL Camp, peserta diharapkan akan mampu mengimplementasikan project mereka sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh juri. Fase implementasi akan dimulai dari bulan Agustus hingga Okotber 2010. Selama fase ini, proyek peserta akan dikunjungi oleh para ahli dan perwakilan dari tim juri. Selain untuk memberikan input terhadap program yang sedang dilaksanakan, tim CSL juga akan menilai perkembangan proyek yang diajukan oleh peserta. Tahap akhir dari rangkaian kegiatan CSL adalah Climate Smart Leaders Award. Acara ini akan dilaksanakan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, yaitu tanggal 28 Oktober. Dalam penghargan ini, para pemenang akan mendapatkan dana untuk mewujudkan project mereka. Dana yang diberikan diharapkan akan digunakan untuk membiayai pengaplikasian project mereka secara berkelanjutan. Dan satu orang terpilih akan mengikuti Regional Training on Project Management & Leadership for Climate Change di Korea pada bulan Oktober 2010 bersama dengan anak muda lainnya dari berbagai negara dengan dukungan dari British Council. CSL merupakan program Yayasan Pembangunan Berkelanjutan bekerja sama dengan Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (Inotek), Dewan Nasional Perubahan Iklim dengan mengaplikasikan nilai-nilai yang tercantum dalam Piagam Bumi (Earth Charter) mengembangkan program Climate-Smart Leaders (CSL). Dukungan terhadap program CSL juga diberikan oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Harian Kompas, Ancol Taman Impian, British Council Indonesia, CEE (Center for Environmental Education), Greeneration Indonesia, The Climate Project Indonesia dan Green Radio FM. ![]() |