| Konsumsi Produk Organik Mengurangi Dampak Perubahan Iklim |
|
|
|
|
Berbagai upaya dari dan untuk anak muda telah dilakukan dalam rangka berpartisipasi untuk menjaga lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim. Namun pentingnya kepedulian lingkungan, juga seharusnya dimulai dari institusi yang bersangkutan, yaitu sekolah. Kesadaran seperti ini sudah mulai banyak berkembang San Diego, Amerika Serikat. Sebuah program bernama Farm to Shool (FtS) telah diterapkan di hampir semua sekolah di San Diego.
Program ini mendapat sambutan baik dari para murid. Mereka bisa langsung merasakan manfaatnya, terutama kesegaran dari makanan tersebut. Vanessa Zajfen, salah seorang staff FtS mengatakan bahwa mereka berharap para murid akan memiliki kesadaran bahwa bahan pangan tidak hanya berasal dari supermarket yang dibungkus oleh plastik, namun mereka juga bisa menanam dan memetik hasilnya sendiri.
Berdasarkan berbagai penelitian, industri makanan organik telah membantu mengurangi dampak perubahan iklim. Hal ini disebabkan oleh rendahnya emisi dan sampah yang dihasilkan oleh produksi buah dan sayuran organik. Energi yang dibutuhkan dalam proses produksi bahan makanan organik adalah 63% dari proses produksi bahan makanan biasa. Maka dari itu, menaikkan tingkat konsumsi organik menjadi salah satu upaya memerangi perubahan iklim yang bisa dilakukan oleh semua kalangan dan umur. Membiasakan pola konsumsi organik sedari dini merupakan sebuah upaya untuk melahirkan generasi muda yang sehat dan aktif. |